Ciri EMMC Rusak (Lemah) dan Perlu di Ganti

Advertisement
Advertisement

Ciri EMMC Rusak (Lemah) dan Perlu di Ganti 

Sebuah ponsel dapat berjalan/menyala dengan benar apabila software maupun hardwarenya bisa bekerja secara normal. Apabila kita sudah berbicara tentang permasalahan software, tentunya setiap produk smartphone memiliki jenis/software yang berbeda-beda, meskipun itu masih dari satu vendor. 

Untuk menyelesaikan permasalahan software pada smartphone sendiri, hal yang harus kita lakukan adalah menginstal ulang software pada perangkat tersebut , Atau biasa disebut flashing. Flashing sendiri merupakan cara yang paling Ampuh untuk memperbaiki seluruh kerusakan akibat rusaknya Firmware/software pada sebuah smartphone.

Kerusakan pada smartphone tidak hanya terjadi pada software saja, akan tetapi ada juga kerusakan yang ditimbulkan karena hardwarenya. Sebagai contoh, apabila sebuah smartphone mengalami brick/bootloop dan kita sudah melakukan flashing pada smartphone tersebut. Tetapi hasilnya smartphone tersebut tetap saja brick/bootloop, bisa jadi permasalahannya adalah rusaknya hardware. Pada kebanyakan kasus, smartphone yang bootloop bisa terjadi karena rusaknya ic Emmc pada smartphone tersebut.
Ciri EMMC Rusak (Lemah) dan Perlu di Ganti

EMMC sendiri adalah Embedded Multi-Media Controller yang merupakan IC yang fungsinya sebagai media penyimpanan atau biasa kita sebut dengan memory internal.  Sebagai media penyimpanan, ic EMMC ini di lengkapi dengan controller yang dapat mengatur serta me-manage dirinya sendiri. Hal ini tentu berbeda dengan IC flash yang sifatnya hanya sebagai media penyimpanan saja, Sehingga membutuhkan IC lain ( Processor ) untuk mengatur, Menulis, dan Mengontrol isi dari IC Flash. Emmc ini dikembangkan untuk memenuhi dunia mobile seperti smartpone, tablet, kamera, sistem navigasi, serta pemutar media.

Struktur EMMC sendiri terdiri atas 2 Bagian yaitu nand Flash IC dan Controller yang berfungsi mengatur IC nand Flash tersebut. Nand Flash dan Controller ( Processor ) di jadikan 1, Sehingga jika bagian Nand flash rusak berarti harus di ganti semua ( eMMC ). Sebagai pengetahuan saja, IC EMMC yang kini banyak di gunakan ialah Samsung, Hynix & Toshiba.

Pada artikel kali ini Caramenyu akan sedikit memberikan tutorial untuk mengetahui Ciri-ciri IC EMMC rusak/lemah sehingga perlu anda lakukan penggantian.

Ciri-ciri IC EMMC Rusak/lemah

  1. Install Aplikasi selalu gagal , Hal ini di sebabkan karena EMMC terjadi error write atau Controller yang terdapat pada EMMC tidak dapat menulis nand flash.
  2. Sering Hang , Meskipun kita sudah menggunakan OS/firmware Official, Android sering mengalami Hang padahal ponsel anda sudah menggunakan OS bawaan ( Official ), hal ini menandakan bahwa media penyimpanan OS sudah tidak bekerja dengan baik, alias bad block.
  3. Muncul pesan Sayangnya Aplikasi terhenti , Munculnya pesan seperti ini biasanya disebabkan akibat controller pada EMMC rusak sehingga perlu di lakukan penggantian EMMC.
  4. Wipe/Factory Reset Data Gagal , Biasanya saat kita melakukan wipe/factory reset data melalui recovery mode, akan muncul tulisan wipe data complete/succes. Akan tetapi apabila EMMC rusak,ketika kita melakukan factory reset / Wipe data, akan selalu gagal atau bahkan Sukses tetapi ponsel tetap tidak terformat.
  5. Flashing Gagal , Ponsel yang selalu gagal saat di Flash Ulang itu menandakan EMMC rusak. 
  6. BROM ERROR: S_DL_PMT_ERR_NO_SPACE (5069) , Pada saat anda melakukan Flashing Android dengan Chipset MTK menggunakan SP Flashtool akan muncul pesan tersebut, Log tersebut memberi Informasi bahwa Proses Flashing tidak dapat di lanjutkan karena EMMC sudah penuh ( Sebelum anda mengganti EMMC, sebaiknya anda mencoba melakukan Format terlebih dulu dengan cara => Buka Flash tool Versi 5 kemudian Load Scatter file, lalu format & flashing ulang, jika terdapat pesan  “BROM ERROR: S_DL_PMT_ERR_NO_SPACE (5069)”bisa di pastikan bahwa EMMC sudah rusak dan perlu untuk  diGanti )
  7. Upgrade Gagal ,  Melakukan Upgrade berarti kita akan menulis dan menghapus data pada Partisi OS yang terdapat di IC Flash dan di control langsung dalam EMMC tersebut, jika controller IC Flash [ nand ] tersebut rusak maka proses penulisan ROM kedalam nand Flash tidak akan berhasil, dengan kata lain proses Upgrade juga akan gagal karena memory tidak dapat di tulis oleh controller.
Itulah sebagian dari ciri-ciri EMMC yang rusak dan harus diganti, semoga apa yang sudah saya jelaskan di atas dapat membantu anda sebelum anda mengeksekusi EMMC pada ponsel anda.
ARTIKEL TERKAIT :

0 Response to "Ciri EMMC Rusak (Lemah) dan Perlu di Ganti "

Post a Comment

Berkomentarlah dengan bijak dan sopan, dilarang berkata kotor, sara, negatif Dan dilarang SPAM !!!!